Wakil Walikota Harap Pemuka Gereja Ajak Jemaat Jaga Hasil Pembangunan

dibaca 64 pembaca

Wakil Walikota Harap Pemuka Gereja Ajak Jemaat Jaga Hasil Pembangunan

Wakil Walikota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, MSi, mengajak jemaat Gereja Methodis Indonesia untuk terus menebarkan kasih dan menghilangkan permusuhan antara sesama manusia serta memelihara hasil-hasil pembangunan. Ajakan ini disampaikannya saat menghadiri Perayaan Natal dan Syukuran Awal Tahun, Gereja Methodist Indonesia, Wilayah I, Selasa (9/1).

Di hadapan jemaat gereja, Bishop Kristi Wilson Sinurat, STh, MPd, Dirut Dr. Pirngadi, Dr. Suryadi Panjaitan, Kadis Tenaga Kerja, Hanna Lore Simanjuntak, Kadis Pencegahan Pemadaman Kebakaran Marihot Tampubolon, dan tokoh masyarakat RE Nainggolan, Akhyar juga mengharapkan agar pemuka-pemuka terus menumbuhkan kesadaran warga untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan. Apalagi pada tahun ini, selain terus membenahi jalan sekunder dan drainase, juga dilakukan pembenahan trotoar dan taman.

"Produk pembangunan berasal pajak dan retribusi masyarakat. Mari kita jaga dan rawat bersama hasil pembangunan," ungkapnya.

Dia juga mengajak jemaat terus membangun kebersamaan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa dengan selalu mengedepankan sikap saling menghormati dan menyayangi satu sama lainnya. Di samping itu yang lebih penting lagi terus meningkatkan partisipasinya dalam pembangunan.

"Menjaga persatuan dan kesatuan merupakan salah satu wujud dari partisipasi terhadap pembangunan," ujarnya.

Wakil Walikota Medan mengharapkan melalui momen ini dapat menjadi pendorong peningkatan spritualitas serta membangun jembatan hati dan membangun suasana kebersamaan dalam lingkungan Kota Medan yang plural serta multikultural. Perayaan ini kita harapkan dapat menjadi spirit baru dalam upaya terus meningkatkan keimanan dan keyakinan kita masing-masing sehingga nantinya menjadi pribadi-pribadi terbaik, terutama bagi seluruh masyarakat Kota Medan," harapnya. Di pengujung acara, sebagai bentuk penghormatan panitia memakaikan bulang-bulang (penutup kepala khas Karo) dan beka buluh (ulos khas Karo) kepada Wakil Walikota Medan.

 

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan