Wali Kota Medan Hadiri The First (1st) International Conference of Nasopharyngeal Carcinoma

dibaca 126 pembaca

Wali Kota Medan Hadiri The First (1st) International Conference of Nasopharyngeal Carcinoma

Kanker Nasofaring sering terlambat diketahui karena letaknya yang tersembunyi di belakang hidung atau belakang langit-langit rongga mulut. Karena itu, jika ada keluhan pada bagian telinga dan hidung yang tidak kunjung sembuh, sebaiknya langsung diperiksakan ke dokter spesialis.

"Dengan tindakan yang cepat dan dengan ditemukannya kanker pada stadium dini, kemungkinan untuk sembuh akan semakin besar," ucap Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si., M.H. dalam acara pembukaan The First (1st) International Conference of Nasopharyngeal Carcinoma, Jumat (7/12) di Hotel Grand Mercure. Seminar yang berlangsung 6 - 7 Desember ini digelar Pusat Unggulan Iptek Karsinoma Nasofaring Universitas Sumatera Utara (PUI KNF USU) bekerja sama dengan Indocafe Foundation. Wali Kota menilai, perhelatan ini merupakan moment yang baik untuk saling bertukar ilmu pengetahuan dan wawasan para praktisi kesehatan. Apalagi, tambah Wali Kota, kegiatan konferensi internasional ini turut dihadiri 300 pakar yang mendalami bidang ilmu onkologi dari dalam dan luar negeri.

Sebelum menyampaikan sambutan Wali Kota juga memberikan cindera mata kepada para dokter maupun peneliti kanker berupa miniatur rumah adat Batak Toba. Seminar ini mengambil tema "Healthier and Happier Life with Better Understanding of Nasopharyngeal Carcinoma". Dr. dr. Farhat, M.Ked selaku Ketua Panitia The 1st International Conference of Nasopharyngeal Carcinoma, menjelaskan, Karsinoma Nasofaring (KNF) adalah jenis kanker yang tumbuh di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut. Dia menambahkan, saat ini penyakit ini makin banyak dijumpai di tengah masyarakat Indonesia. Hal ini diperparah dengan masyarakat yang tidak mempunyai pengetahuan tentang gejala dini dari penyakit ini. Dia memaparkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan dan wadah kepada peneliti, ilmuwan, mahasiswa dan praktisi medis untuk menyajikan dan berbagi inovasi terbaru. Selain itu bermanfaat juga untuk berdiskusi, berbagi, bertukar pikiran dan memperluas pengetahuan, pandangan, dan kemajuan terbaru dalam penelitian karsinoma nasofaring.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan