Rabu, 2008-09-24 08:46:19Wib
DINAS PENDIDIKAN KOTA MEDAN DIDIK 280 WARGA
Dinas Pendidikan Kota terus berusaha menekan angka buta huruf. Salah satu caranya memberikan pelatihan dan bimbingan kepada 280 masyarakat buta aksara lewat program Kesetaraan Fungsional (KF).
Program ini sudah digelar sejak Juli lalu. Program ini dilakukan setiap tahun sebagai upaya mempertahankan prestasi sebagai salah satu kota tuntas buta aksara.Pada 2007 Dinas pendidikan juga telah melakukan kegiatan serupa dengan mengasuh 350 masyarakat buta aksara. ’’Kalau secara keseluruhan sudah tuntas buta aksara sejak 2005. Namun, memang pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi menimbulkan pertumbuhan baru, ” papar Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri.
Secara umum,angka partisipasi belajar anak-anak usia sekolah sudah mencapai 100% dari jumlah anak di Kota Medan. ’’Sasarannya mulai usia 10 hingga 48 tahun. Hasil penelusuran masih ada yang buta huruf di beberapa kawasan walau jumlahnya tidak banyak,”paparnya.
Beberapa kawasan yang masih ada masyarakat buta aksara itu, seperti Kecamatan Medan Belawan,Medan Marelan, Medan Tuntungan,Medan Selayang,Medan Amplas. Kasubdin Pendidikan Luar Sekolah Syaiful Alamsyah menambahkan, untuk proses itu pihaknya dibantu pihak kelurahan bekerja sama dengan penilik sekolah. Masyarakat yang buta aksara pun diajak bergabung mengikuti pembelajaran membaca dan menulis. (suharmansyah)
|