Home Medan
Selayang Pandang Kota Medan
Pemerintah Kota Medan
Unit Kerja
Data Wilayah Medan
Produk hukum kota medan
Info Layanan kota medan
Pariwisata Kota Medan
Produk Unggulan Kota Medan
Perekonomian KOta Medan
Infrastruktur kota medan
Potensi dan Investasi kota medan
Prosedur dan Investasi kota medan
Database kota medan
Direktori kota medan
Direktori kota medan
Gallery kota medan
profil Tokoh Medan
Buku Tamu kota medan
Peta situs kota medan
a
Selasa, 2010-09-7 09:38:00 Wib
WAKIL WALIKOTA TUTUP RESMI RAMADAN FAIR VII ; RAMADAN FAIR JADI PERHATIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL
Senin, 2010-09-6 07:55:00 Wib
PEDAGANG KETUPAT MULAI RAMAIKAN PASAR
Senin, 2010-09-6 07:49:00 Wib
6.000 PAKET SEMBAKO UNTUK KAUM DHUAFA
Senin, 2010-09-6 07:45:00 Wib
PENUMPANG DIPREDIKSI MELONJAK H-2
Senin, 2010-09-6 07:40:00 Wib
LION AIR TAMBAH 60.000 SEAT UNTUK ANGKUTAN LEBARAN
Senin, 2010-09-6 07:34:00 Wib
MASYARAKAT PADATI PLAZA DAN PASAR
 
kota medan  
kota medan  

Home / Berita Pemko Medan / Detail


BERITA PEMKO MEDAN

kota medan

Sabtu, 2009-11-21 08:45:13 Wib
UNIVERSITAS IDEALNYA 20 % GURU BESAR

Setiap universitas atau perguruan tinggi idealnya memiliki minimal 20% dosen bergelar profesor atau Guru Besar dari jumlah tenaga pengajar yang ada di lembaga tersebut.

Rektor Universitas Medan Area (UMA), Ali Yakub Matondang, mengatakan, dalam konteks pembelajaran ideal setiap universitas atau perguruan tinggi harus memiliki sedikitnya 20 persen tenaga pengajar yang berlatar belakang pendidikan profesor.

Saat ini UMA memiliki tenaga pengajar sebanyak 400 orang dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Namun yang menjadi Guru besar tetap UMA baru empat orang.

"UMA baru memiliki tenaga pengajar guru besar yang cukup banyak tapi yang menjadi guru besar tetap UMA baru empat orang. UMA seharusnya memiliki 80 orang guru besar tetap, hal ini akan segera terwujud karena saat ini banyak dosen yang sedang melanjutkan pendidikannya," katanya malam ini.

Menurut dia, dengan adanya guru besar tetap yang dimiliki sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) akan mengangkat kredibilitas PTS itu dimata masyarakat dan tentunya akan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas lulusannya.

"Guru Besar diangkat oleh menteri pendidikan nasional, berbeda dengan negara lain yang diangkat oleh rektornya dan ini merupakan salah satu acuan untuk mengangkat kredibilitas PTS itu,"katanya.

Sebelumnya, ketua Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (kopertis) Wilayah I Sumut-NAD, Zainuddin, mengatakan saat ini jumlah dosen yang ada di Sumut-NAD masih didominasi berjenjang pendidikan S-2.

"Sekitar 40% dosen PTS di Sumut-NAD masih S-1. Jumlah profesor masih sangat sedikit dan Kopertis sangat mendorong dosen S-1 untuk melanjutkan studinya agar memenuhi kriteria menjadi seorang dosen," katanya.

Share |
:

 



 
 
© 2005-2008 , pemkomedan.go.id. Hak cipta dilindungi Undang-Undang. E-mail kirim ke: sekretariat@pemkomedan.go.id .