Home / Perekonomian
 |
Sebagai salah satu pilar kegiatan ekonomi, keberadaan lembaga keuangan khususnya perbankan di kota Medan dirasakan penting dan strategis khususnya untk mendukung ketersediaan modal, baik yang bersifat modal investasi, modal kerja, maupun modal konsumsi. Rusaknya sistem perbankan nasional sebagai akibat krisis ekonomi dan moneter ternyata tidak sampai menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan.
Peran Bank dalam menunjang pertumbuhan ekonomi Kota Medan sangat penting artinya. Untuk mendukung program Pemerintah dan memperlancar bank yang ada di Kota Medan telah menyalurkan kredit yang cukup besar. Dimana sampai bulan Desember tahun 2006 posisi pinjaman menurut lapangan usaha sebesar 26.562 Milyar Rupiah, yang terdiri dari 3.283 Milyar untuk lapangan usaha Pertanian, 8.003 Milyar untuk Industri, 6.454 Milyar untuk Perdagangan dan selebihnya untuk Pertambangan, Listrik, Gas dan air, Konstruksi, Angkutan, Jasa perusahaan, Jasa Sosial dan lapangan usaha lainnya.
Jumlah dana yang terkumpul oleh bank dari masyarakat sampai bulan Desember tahun 2006 berjumlah 40.409 Milyar Rupiah, yang berasal dari Giro (5.991 Milyar), Simpanan Berjangka (21.036 Milyar) dan dari Tabungan (13.381 Milyar).
|